
Bandung, — Industri perfilman tidak hanya tumbuh melalui lahirnya karya-karya baru, tetapi juga melalui hadirnya ruang yang mampu mempertemukan para pembuat film, penikmat sinema, komunitas, serta masyarakat dalam sebuah ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Berangkat dari semangat tersebut, Not The End Studio menghadirkan Layar Semesta 2026, sebuah program pemutaran dan diskusi film yang menjadi ruang apresiasi bagi para filmmaker, khususnya di Kota Bandung.
Mengusung tagline "Rayakan Karyamu", Layar Semesta menjadi wujud komitmen Not The End Studio dalam mendukung perkembangan ekosistem perfilman lokal. Acara ini tidak sekadar menjadi ajang pemutaran film, tetapi juga menjadi ruang bertemunya ide, pengalaman, kolaborasi, serta dialog kreatif yang diharapkan mampu melahirkan karya-karya sinema yang semakin berkualitas.
Not The End Studio sendiri lahir dari keyakinan bahwa setiap akhir bukanlah sebuah penutup, melainkan awal dari cerita berikutnya. Filosofi tersebut menjadi dasar perjalanan studio dalam menghadirkan berbagai karya visual, mulai dari film fiksi, film dokumenter, music video, konten komersial, company profile, hingga iklan. Bagi Not The End Studio, setiap cerita memiliki nilai untuk disampaikan, dan setiap karya memiliki kesempatan untuk menginspirasi banyak orang.
Melalui Layar Semesta, semangat tersebut diwujudkan dalam sebuah ruang apresiasi yang terbuka bagi para filmmaker independen, mahasiswa, komunitas film, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap dunia sinema.
Mengangkat tema "Rough Cut Asa Lewat Sinema", Layar Semesta memaknai proses berkarya layaknya sebuah rough cut dalam penyuntingan film. Sebuah karya tidak lahir dalam satu proses yang sempurna, melainkan melalui perjalanan panjang yang dipenuhi eksplorasi, revisi, kegagalan, pembelajaran, dan harapan.
Tema ini menjadi simbol bahwa setiap sineas memiliki cerita, mimpi, dan proses kreatif yang berbeda. Melalui medium film, setiap asa tersebut memperoleh ruang untuk ditampilkan, didengar, diapresiasi, dan terus berkembang hingga menjadi karya yang memiliki dampak bagi masyarakat.
Layar Semesta 2026 akan diselenggarakan pada 18 Juli 2026 di Tahura Coffee Modern Forest, Punclut, Lembang, Bandung. Dipilihnya lokasi yang berada di kawasan alam terbuka diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang lebih hangat, intim, dan dekat dengan suasana diskusi kreatif antarsesama pencinta film.
Pada penyelenggaraan perdananya, Layar Semesta akan menghadirkan enam film pendek terkurasi dari berbagai filmmaker. Setiap film dipilih melalui proses kurasi untuk menampilkan keberagaman perspektif, pendekatan visual, serta cerita yang relevan dengan perkembangan sinema independen saat ini.
Setelah pemutaran film, para penonton akan diajak mengikuti sesi diskusi interaktif bersama para pembuat film. Diskusi ini menjadi kesempatan bagi audiens untuk memahami proses kreatif di balik sebuah karya, mulai dari pengembangan ide, penulisan naskah, penyutradaraan, hingga tantangan yang dihadapi selama proses produksi.
Tidak berhenti pada pemutaran dan diskusi film, Layar Semesta juga menghadirkan kolaborasi lintas disiplin seni. Acara akan dimeriahkan oleh penampilan musik dari Intuisi yang akan menghadirkan suasana hangat melalui karya-karya musikal mereka. Selain itu, komunitas Bandung Berpuisi akan menghadirkan pembacaan puisi yang memperkaya pengalaman artistik para pengunjung.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa film tidak berdiri sendiri, melainkan dapat berdialog dengan berbagai bentuk ekspresi seni lainnya. Layar Semesta ingin menjadi ruang perjumpaan bagi berbagai disiplin kreatif yang saling menginspirasi.
Lebih dari sekadar sebuah acara, Layar Semesta diharapkan menjadi awal dari ruang apresiasi yang dapat terus berkembang setiap tahunnya. Not The End Studio percaya bahwa ekosistem perfilman yang kuat dibangun melalui pertemuan, kolaborasi, berbagi pengalaman, serta keberanian untuk saling mengapresiasi karya.
Dengan menghadirkan filmmaker, komunitas, akademisi, penikmat film, hingga masyarakat umum dalam satu ruang yang sama, Layar Semesta diharapkan mampu memperluas jaringan kreatif sekaligus memperkuat budaya menonton dan mengapresiasi film lokal, khususnya di Kota Bandung.
Sesuai dengan tagline "Rayakan Karyamu", Layar Semesta mengajak seluruh filmmaker untuk tidak ragu memperlihatkan hasil proses kreatif mereka kepada publik. Sebab setiap karya, sekecil apa pun, merupakan bagian penting dari perjalanan seorang pembuat film.
Pendaftaran film untuk Layar Semesta 2026 dibuka pada 11–14 Juli 2026. Para filmmaker dapat mengirimkan karya terbaiknya melalui formulir pendaftaran di https://s.id/submitLS26.
Bagi Not The End Studio, setiap cerita layak menemukan penontonnya, setiap karya layak memperoleh apresiasi, dan setiap langkah kecil hari ini dapat menjadi awal lahirnya perjalanan sinema yang lebih besar di masa mendatang.
Layar Semesta 2026 bukan sekadar pemutaran film, melainkan sebuah ruang untuk bertemu, berdialog, berkolaborasi, dan bersama-sama merayakan karya.
Sekarang waktunya #RayakanKaryamu.
Informasi lebih lanjut:
Instagram: @layarsemesta_
WhatsApp: 0812-2032-3505