news & Journals
Home » News  »  The Odyssey Tuai Pujian Kritikus, Christopher Nolan Dinilai Berhasil Hidupkan Epos Klasik Homer
The Odyssey Tuai Pujian Kritikus, Christopher Nolan Dinilai Berhasil Hidupkan Epos Klasik Homer
The Odyssey Cristoper Nolan

Bandung – Christopher Nolan kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu sineas paling berpengaruh di dunia perfilman modern. Film terbarunya, The Odyssey, sukses menuai pujian dari para kritikus internasional sekaligus mencatat pembukaan box office yang impresif. Adaptasi dari puisi epik karya penyair Yunani kuno Homer tersebut dinilai berhasil menghadirkan kisah klasik berusia hampir tiga ribu tahun menjadi pengalaman sinematik yang megah, emosional, sekaligus relevan bagi penonton masa kini.

Sejak penayangan perdananya, The Odyssey langsung mendapat respons positif dari berbagai media internasional. Di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes, film ini memperoleh status Certified Fresh dengan skor kritikus mencapai 96 persen dari ratusan ulasan. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu film dengan penerimaan terbaik sepanjang karier Christopher Nolan.

Pencapaian tersebut melanjutkan tren positif Nolan setelah sebelumnya sukses besar melalui Oppenheimer (2023), film yang memenangkan tujuh penghargaan Oscar, termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Namun berbeda dari Oppenheimer yang mengangkat kisah sejarah, The Odyssey membawa Nolan memasuki dunia mitologi Yunani dengan skala produksi yang jauh lebih besar dan ambisi visual yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.

Epos Kuno yang Terasa Modern

The Odyssey merupakan adaptasi dari karya sastra legendaris karya Homer yang selama berabad-abad dianggap sebagai salah satu fondasi sastra Barat.

Film ini berfokus pada perjalanan Raja Ithaca, Odysseus (Matt Damon), yang berusaha pulang ke kerajaannya setelah kemenangan Yunani dalam Perang Troya.

Perjalanan tersebut bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang berlangsung selama sepuluh tahun. Dalam pengembaraannya, Odysseus menghadapi berbagai ancaman, mulai dari badai besar, monster Cyclops, para Sirens yang menggoda pelaut menuju kematian, penyihir Circe, hingga amarah Poseidon yang terus menghalangi kepulangannya.

Sementara itu di Ithaca, sang istri Penelope (Anne Hathaway) tetap setia menunggu kepulangan suaminya meski terus didesak para bangsawan untuk memilih raja baru. Di sisi lain, putra mereka, Telemachus (Tom Holland), tumbuh dewasa dengan tekad menemukan ayahnya yang telah lama menghilang.

Alih-alih hanya menampilkan peperangan dan pertarungan spektakuler, Nolan menjadikan perjalanan pulang sebagai inti cerita. Tema tentang keluarga, kesetiaan, kehilangan, harapan, hingga pencarian jati diri menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan narasi.

Dipuji Berhasil Menghidupkan Kisah Berusia Ribuan Tahun

Salah satu alasan utama film ini memperoleh sambutan positif adalah keberhasilan Nolan menerjemahkan puisi epik menjadi bahasa visual yang memukau.

Jake Wilson dari The Sydney Morning Herald menilai Nolan berhasil mengambil risiko besar dengan mengadaptasi salah satu kisah tertua dalam sejarah peradaban manusia.

"Christopher Nolan memiliki kemampuan memainkan paradoks waktu. Setelah sebelumnya menghadirkan narasi yang bergerak mundur, kini ia mengambil tantangan yang lebih besar dengan menghidupkan kembali salah satu kisah tertua dalam peradaban Barat dan membuatnya terasa baru bagi penonton modern."

Sementara itu, Hannah Strong dari Little White Lies menilai kekuatan utama film ini justru terletak pada kemampuannya menerjemahkan puisi menjadi pengalaman sinema.

"Kekayaan The Odyssey terletak pada kemampuannya menerjemahkan teks Homer menjadi gambar-gambar sinematik yang begitu kuat. Di saat nilai kata-kata semakin tergerus, film ini justru menunjukkan bahwa kata-kata tetap memiliki kekuatan luar biasa."

Donald Clarke dari Irish Times bahkan menyebut The Odyssey sebagai tontonan epik yang mampu menggabungkan aksi spektakuler dengan tema-tema universal mengenai kemanusiaan.

"Ini adalah film epik berskala besar yang memadukan tema-tema abadi dengan aksi luar biasa yang hampir tidak memberi jeda bagi penontonnya."

Sedangkan Katie Walsh menilai karya terbaru Nolan menjadi pencapaian artistik terbesar sepanjang kariernya.

"Di balik seluruh spektakel visualnya, Nolan menyisipkan pesan yang sederhana namun sangat menyentuh. Hasil akhirnya adalah sebuah pencapaian sinematik yang luar biasa."

Rekor Baru di Box Office

Tidak hanya menuai pujian dari kritikus, The Odyssey juga langsung menunjukkan performa luar biasa di box office Amerika Utara.Film produksi Universal Pictures tersebut berhasil mengumpulkan 17,6 juta dollar AS atau sekitar Rp315 miliar hanya dari penayangan preview Kamis malam.Perolehan tersebut menjadi preview terbesar sepanjang tahun 2026 dan berhasil melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Toy Story 5. Bagi Christopher Nolan sendiri, angka tersebut merupakan pencapaian preview terbaik ketiga sepanjang kariernya, hanya berada di bawah:

  • The Dark Knight Rises — 30,6 juta dollar AS
  • The Dark Knight — 18,5 juta dollar AS

Sebagai perbandingan, Oppenheimer hanya membukukan sekitar 10,5 juta dollar AS pada sesi preview sebelum akhirnya berkembang menjadi fenomena global dengan pendapatan hampir satu miliar dollar AS.

Melihat tren penjualan tiket yang sangat tinggi, para analis memperkirakan The Odyssey mampu meraih lebih dari 100 juta dollar AS pada pekan pembukaan domestiknya.

Penjualan Tiket IMAX Ludes

Antusiasme terhadap film ini juga terlihat dari penjualan tiket format premium.

Sejak masa prapenjualan dibuka hampir satu tahun sebelum perilisan, tiket IMAX 70 mm dilaporkan habis di berbagai kota besar.

Fenomena tersebut kembali menunjukkan besarnya loyalitas penonton terhadap karya Christopher Nolan.

Selama lebih dari dua dekade terakhir, Nolan memang dikenal sebagai sutradara yang selalu mendorong batas teknologi perfilman. Mulai dari penggunaan kamera IMAX, minimnya efek CGI, hingga pengambilan gambar langsung di lokasi nyata menjadi ciri khas yang terus dipertahankannya.

Dalam The Odyssey, pendekatan tersebut kembali diterapkan dengan skala yang lebih besar sehingga menghasilkan visual yang dinilai menjadi salah satu aspek terbaik film ini.

Momentum Kebangkitan Bioskop

Kesuksesan The Odyssey juga menjadi angin segar bagi industri perfilman Hollywood.

Beberapa bulan terakhir, sejumlah film blockbuster gagal memenuhi ekspektasi pendapatan, sehingga membuat industri kembali mempertanyakan daya tarik film layar lebar di tengah dominasi layanan streaming.

Namun, keberhasilan The Odyssey memperlihatkan bahwa penonton masih bersedia datang ke bioskop apabila sebuah film menawarkan pengalaman yang benar-benar berbeda dan layak disaksikan di layar terbesar.

Banyak analis menilai kesuksesan film ini menjadi bukti bahwa visi kreatif seorang sutradara masih memiliki daya tarik yang sangat kuat dibanding sekadar mengandalkan nama waralaba atau sekuel.

Deretan Pemeran Bintang

Selain Matt Damon sebagai Odysseus, The Odyssey juga diperkuat jajaran aktor papan atas Hollywood, di antaranya:

  • Matt Damon
  • Anne Hathaway
  • Tom Holland
  • Zendaya
  • Robert Pattinson
  • Lupita Nyong'o
  • Charlize Theron
  • Jon Bernthal
  • Benny Safdie
  • John Leguizamo

Kehadiran para aktor tersebut semakin memperkuat daya tarik film yang sejak awal dipromosikan sebagai salah satu proyek terbesar Universal Pictures.

Menjadi Kandidat Kuat Film Terbaik Tahun Ini

Melihat sambutan kritikus yang nyaris sempurna, penjualan tiket yang sangat tinggi, serta performa box office yang terus meningkat, The Odyssey kini disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mendominasi musim penghargaan tahun depan.

Lebih dari sekadar adaptasi karya sastra klasik, film ini dipandang sebagai bukti bahwa kisah yang telah berusia ribuan tahun masih mampu menyentuh penonton modern ketika dihadirkan dengan visi artistik yang kuat.

Melalui The Odyssey, Christopher Nolan sekali lagi menunjukkan bahwa sinema tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga ruang untuk menghidupkan kembali cerita-cerita besar yang telah membentuk sejarah peradaban manusia.

5 thoughts on “The Odyssey Tuai Pujian Kritikus, Christopher Nolan Dinilai Berhasil Hidupkan Epos Klasik Homer

  1. Wah keren sih film film dari Christopher nolan , apalagi film terbaru nya ini The Odyssey , akan jadi film pemecah rekor lagi mungkin wkwkwk.

  2. Wow!!! Sangat luar biasa!. Sungguh Christopher Nolan selalu membuat para penggemar nya terpukau dengan film film nya yang sangat luar biasa. Apa lagi film terbarunya ini yang mengangkat sejarah yang usianya hampir 3000 tahun lamanya.

  3. luar biasa untuk Christopher Nolan yang telah membuat penonton terpukau dengan film “the Oddyses” Dan tiket nya langsung ludes/langsung habis.

  4. Menurutku ini salah satu bukti kalau Christopher Nolan memang punya cara unik buat menghidupkan cerita yang udah berusia ribuan tahun. Dari yang aku baca, The Odyssey bukan cuma mengandalkan visual yang megah, tapi juga tetap menjaga esensi dari kisah Homer. Menarik banget lihat bagaimana cerita klasik bisa terasa relevan buat penonton sekarang.

  5. Keren sih! Christopher Nolan bisa bikin puisi kuno menjadi sebuah visual. Seakan puisinya itu di terjemahkan dengan bahasa yang bisa orang orang mudah mengerti!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *